[Home] [Forum Diskusi] [About Us] [Contact Us ] ====================================

Sabtu, Agustus 29

TORCH SYNDROME (bag. I)

Pertemuan FisioPedi Surakarta tanggal 19 Agustus kemarin membahas tentang sindrom Torch. Sebelumnya kami berterimaKasih kepada probandus sebagai model praktik penatalaksanaan Fisioterapi (bayi ber-inisial "T"); berikut sekilas tentang probandus;

  • hasil IGg Rubella:305,IGm19 ul.
  • BBL 1,8 kg.
  • Manifestasi rubellanya adalah bayi tsb menderita katarak kongenital, lemah detak jantungnya EEG ada kalsifikasi / iritasi pada seluruh lobus otak (frontal,occ,parietal,temporal),nistagmus pada mata,reflek2 primitif terlambat munculnya.
  • Program fisioterapi yg diberikan: Neuro stucture, Joint guard, braingym, stimulasi fungsional indra, head & trunk kontrol,memunculkan reflek2primitif kemudian mengarahkannya ke fungsi yang fisiologis.
  • Anak dg rubella syndrome tsb stlh terapi selama 1,5 bln,perkembangannya semakin baik, mata sdh fokus (nistagmus jarang muncul,jantung detaknya bertambah kuat,seblm terapi bayi blm bisa apa2, sekarang sdh mau miring2 dan berguling dari tdr tengkurap./fungsionalnya membaik)

berikut ini sekilas tentang Rubella / Sindrom Torch


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berlangganan / Subscribe via email

isi email anda pada kotak berikut untuk berlangganan artikel Fisiopedi Solo.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

follow us

About This Site